BUM Desa dan Kopdes Picu Geliat Ekonomi di Kampung Ramadlan Desa Demaan: Wadah Baru UMKM Kudus

KUDUS.Jamudesa (23/2/2026). Suasana berbeda tampak di sepanjang Jalan Pangeran Puger, Desa Demaan, Kota Kudus. Sejak 21 Februari 2026, kawasan ini bertransformasi menjadi pusat keramaian melalui gelaran “Kampung Ramadlan Desa Demaan”. Kegiatan yang diinisiasi oleh BUMDes Semanah Berkah berkolaborasi dengan Koperasi Desa Merah Putih ini, secara resmi menjadi destinasi favorit baru bagi warga untuk berburu takjil sekaligus mempererat silaturahmi di bulan suci.
Acara yang dijadwalkan berlangsung hingga 18 Maret 2026 ini beroperasi setiap hari mulai pukul 15.00 hingga 22.00 WIB. Lokasinya yang strategis, tepat di depan Balai Desa Demaan hingga area Makam Pangeran Puger, memudahkan akses bagi masyarakat lokal maupun pengunjung dari luar wilayah untuk menikmati berbagai suguhan kuliner.
Pusat Kuliner Tradisional dan Kekinian
Di sepanjang area Kampung Ramadlan, puluhan pelaku UMKM lokal menyajikan aneka kudapan yang menggugah selera. Pengunjung dapat menemukan perpaduan harmonis antara jajanan tradisional hingga kuliner modern yang tengah viral, seperti kue balok lumer, aneka lumpia, zuppa soup, hingga daifuku mochi.
Direktur BUMDes Semanah Berkah, Akhmat Ikhwan, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan terobosan pertama yang dilakukan di bawah kepemimpinannya.
“Harapannya, acara ini dapat meningkatkan kesejahteraan para pedagang, khususnya warga Desa Demaan dan sekitarnya. Ini adalah langkah awal yang rencananya akan kami jadikan agenda rutin tahunan,” ujarnya.
Senada dengan hal tersebut, Lily Hilmi, pemilik Jenang Mubarok yang turut meninjau lokasi, memberikan apresiasinya. Menurutnya, antusiasme pengunjung yang tinggi menunjukkan bahwa produk UMKM lokal memiliki daya tarik yang besar jika diberikan wadah yang tepat.
Harapan dan Pemberdayaan Ekonomi
Melalui penyelenggaraan Kampung Ramadlan, Desa Demaan membuktikan bahwa kolaborasi antara badan usaha desa dan koperasi mampu menciptakan ekosistem ekonomi yang sehat. Ketua Koperasi Desa Merah Putih, Lilik Purnomo, berharap kegiatan ini tidak hanya berhenti sebagai acara musiman, tetapi menjadi pemantik bagi pertumbuhan ekonomi berkelanjutan bagi masyarakat Kabupaten Kudus.
Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa pemberdayaan ekonomi masyarakat desa dapat dimulai dari langkah sederhana namun berdampak luas. Dengan dukungan penuh dari warga dan pemerintah desa, Kampung Ramadlan Demaan diharapkan mampu menjadi simbol kemandirian ekonomi, di mana setiap transaksi yang terjadi merupakan dukungan langsung bagi dapur-dapur kecil para pelaku usaha di desa.
Sudahkah Anda berkunjung ke Desa Demaan sore ini? Mari dukung produk lokal kita dan rasakan kehangatan Ramadhan yang lebih hidup di sana.
Kontributor Fasihul Lisan, PLD Kecamatan Kota Kudus
Editor Moh Ali Khomsin, TAPM Kabupaten Kudus